Gatal pada lubang anus,bisa jadi anda terinfeksi cacing kremi.!
Cacing Kremi,merupakan cacing parasit berukuran kecil yg biasa menjangkit usus besar manusia,memiliki bentuk berwarna putih,sekilas nampak seperti benang putih,cacing ini biasa terlihat pada sekitar lubang anus dan pada tinja penderita cacing Kremi,cacing kremi rata-rata memiliki panjang tubuh 5-13 mm,biasanya cacing ini keluar sewaktu-waktu untuk menaruh telur-telurnya pada lipatan kulit di sekeliling anus.
• Berikut penyebab cacing kremi
Penyebaran cacing ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan seseorang atau benda yg terkontaminasi,telur cacing ini,biasanya masuk kedalam tubuh manusia melalui mulut,namun bisa juga masuk melalui hidung,hal ini biasanya terjadi ketika ada suatu benda yg tertempel oleh telur cacing tersebut,misalnya bantal tidur,seprai kasur dan juga handuk,saat seseorang bernapas sewaktu tidur saat itulah telur cacing tersebut masuk kedalam tubuh karena terhirup.
telur cacing yg sudah masuk kedalam tubuh,selanjutnya akan menetap dan menetas di saluran pencernaan,dan akan tumbuh dewasa di saluran pencernaan,kemudian berkembang biak dengan cara bertelur,biasanya cacing kremi yg akan bertelur,sewaktu-waktu akan keluar melalui lubang anus untuk meletakan telur-telurnya pada lipatan kulit di sekitar anus.
Telur yg di tinggalkan cacing tersebut di lipatan kulit anus,dapat menyebabkan rasa gatal dan iritasi pada anus,saat rasa gatal itu di garuk,saat itu juga telur cacing akan berpindah ke jari,saat jari yg terkontaminasi itu menyentuh orang lain atau suatu benda,telur cacing akan kembali berpindah,penyebaran cacing kremi dapat berulang apabila tidak di cegah ataupun di obati.
Cacing kremi dapat bertahan dalam usus manusia selama 13 Minggu,dan telur cacing yg berhasil menetas pada lipatan kulit di sekitar anus,akan masuk kembali kedalam usus dan dapat menyebabkan infeksi apabila tidak segera di tangani.
• Berikut ini beberapa faktor yg dapat meningkatkan resiko seseorang terkena infeksi cacing kremi diantaranya yaitu :
• Kebiasaan menghisap jari,biasanya dilakukan
anak-anak
• Kurangnya menjaga kebersihan tubuh dan
lingkungan
• Terdapat anggota keluarga yg terinfeksi cacing
Kremi
• Tinggal di tempat pasilitas berbagi,misalnya
Asrama
• Diagnosis cacing kremi
Dalam mendiagnosis,dokter akan melakukan tes menggunakan plester khusus,pasien akan di minta menempelkan plester tersebut pada kulit sekitar anus di pagi hari,segera setelah bangun tidur,hal tersebut bertujuan untuk memeriksa telur cacing yg mungkin berada di anus,untuk di periksa di bawah mikroskop,tes ini biasanya dilakukan tiga hari berturut-turut,agar hasil yg di dapatkan lebih akurat,apabila terdeteksi adanya telur cacing,dokter akan segera memberikan pengobatan yg sesuai dengan kondisi pasien.
• Pengobatan dan pencegahan cacing kremi
Cacing kremi dapat di atasi dengan pemberian obat,karena sifatnya sangat mudah menyebar,orang lain yg berada dalam satu lingkungan dengan pasien juga harus menjalani pengobatan guna mencegah terjadinya penularan,beberapa obat yg bisa digunakan untuk mengatasi cacing kremi yaitu :
• Pyrantel pamoate
• Mebendazole
• Albendazole
Namun,diskusikan terlebih dahulu dengan dokter anda,sebelum mengkonsumsi obat-obatan di atas,agar anda mendapatkan solusi obat yg mana yg terbaik untuk mengobati cacing kremi anda,sebab dosis tiap orang dapat berbeda yg harus di sesuaikan dengan izin dokter.
• Komplikasi yg di sebabkan cacing kremi
Cacing kremi pada dasarnya tidak menimbulkan permasalahan kesehatan yg membahayakan,Namun,ketika cacing kremi yg ada di dalam usus jumlahnya terus bertambah banyak,maka hal itu dapat menyebabkan komplikasi.
Pada wanita,cacing kremi yg terus bertumbuh dan bertambah banyak dapat menyebabkan peradangan pada vagina,atau lapisan dalam uterus,gejala yg muncul jika seorang penderita vaginitis atau endrometritis yaitu berupa rasa nyeri saat berhubungan seksual dan buang air kecil,selain dua komplikasi di atas,masih ada komplikasi lain yg dapat terjadi akibat cacing kremi diantaranya,penurunan berat badan dan infeksi saluran kemih.
• Berikut ini cara pencegahan penyebaran cacing kremi
Sehubungan Telur cacing kremi dapat bertahan pada benda semua jenis pakaian hingga 2-3 Minggu,untuk mencegah terjadinya penyebaran telur cacing kremi,kita dapat melakukan beberapa upaya pencegahan dengan cara sebagai berikut.
• Mengganti pakaian dalam dan seprai setiap hari
• Hindari kebiasaan mengisap jari
• Cuci segera pakaian dan perlengkapan lain yg terkontaminasi dengan air panas,keringkan pula pakaian dengan sinar matahari langsung
• Bersihkan anus setiap pagi
• Jangan berbagi pakai barang pribadi
• Biasakan mencuci tangan
• Hindari menggaruk anus ketika gatal
Demikianlah ulasanya,Semoga bermanfaat.
